Analisis Hubungan antara Kebijakan Kredit Lunak dan Pertumbuhan Penjualan pada UMKM
DOI:
https://doi.org/10.59827/jossama.v2i3.105Keywords:
Kredit lunak, UMKM, pertumbuhan penjualan, risiko kredit, pembiayaan usahaAbstract
Kebijakan kredit lunak memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama dalam memperluas modal kerja serta meningkatkan kapasitas produksi. Akses pembiayaan yang lebih mudah memungkinkan UMKM meningkatkan volume penjualan, meskipun implementasi kredit lunak sering kali diiringi risiko kredit macet akibat lemahnya manajemen keuangan dan ketidakpastian pasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kebijakan kredit lunak terhadap pertumbuhan penjualan UMKM, mengidentifikasi risiko yang muncul dari penerapan skema pembiayaan tersebut, serta merumuskan strategi untuk menyeimbangkan pertumbuhan penjualan dan pengendalian risiko kredit. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan meninjau berbagai hasil penelitian terkait kredit lunak, perilaku UMKM, dan risiko pembiayaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kredit lunak berkontribusi positif terhadap peningkatan penjualan melalui peningkatan modal usaha dan efisiensi operasional. Namun, risiko kredit tetap signifikan, terutama ketika UMKM tidak memiliki pencatatan keuangan yang memadai atau mengalami penurunan permintaan. Strategi penguatan literasi keuangan, monitoring kredit, dan penilaian risiko berbasis informasi non-keuangan menjadi solusi penting untuk menjaga keberlanjutan pembiayaan.
References
Awaludin, A., & Yusrizal, Y. (2025). Persepsi UMKM terhadap kebijakan pemerintah daerah dalam pengembangan usaha. Journal of Applied Economics and Business Global, 1(1), 8–15. https://doi.org/
Biswan, A. T., Januwardhani, F. G. C., Putra, H. G. P., Fahlevi, M. R., & Negari, M. S. (2024). Uji coba pendampingan pembukuan UMKM menggunakan Si Apik dan MYOB. JPMI – Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia, 6(1), 46–56.
Hasan, S., & Farhas, R. J. (2022). Analisis pemasaran kredit lunak berbasis financial technology BUMDes Ridan. Jurnal Ilmu Keuangan dan Perbankan (JIKA), 11(2).
Lestari, M. N., Toto, T., Kartika, R., & Tinia, A. G. (2023). Penyaluran kredit MESRA (Masyarakat Ekonomi Sejahtera) pada usaha mikro. Owner: Riset & Jurnal Akuntansi, 7(4), 2866–2875. https://doi.org/10.33395/owner.v7i4.1610
Mustafa, M., Hajar, H., & Bakri, B. (2022). Implementasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) super mikro dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jurnal … Volume 18(2), Desember 2022.
Priambodo, A. P. (2025). Kuantifikasi dukungan pemerintah terhadap UMKM: Studi kasus di tingkat provinsi di Indonesia tahun 2019–2023. Manajemen Business Innovation Conference (MBIC), 8, Universitas Tanjungpura.
Sarfo, C., Zhang, J. A., O’Kane, C., & O’Kane, P. (2024). Perceived value of microfinance and SME performance: The role of exploratory innovation. International Journal of Innovation Studies, 8, 172–185.
Suyono, S., Adhayanto, O., & Subiyakto, R. (2024). Evaluasi program bantuan modal tanpa bunga untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Provinsi Kepulauan Riau. Reformasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 14(1), 178–187. https://doi.org/10.33366/rfr.v%vi%i.5102
Wahlstrøm, R. R., Becker, L.-K., & Fornes, T. N. (2024). Enhancing credit risk assessments of SMEs with non-financial information. Cogent Economics & Finance, 12(1), 2418910. https://doi.org/10.1080/23322039.2024.2418910

